10 Agustus 2022

Perintah Dasar Linux #1

Perintah Dasar Linux #1

Pada artikel kali ini saya akan mencoba menjabarkan beberapa perintah dasar linux yang paling sering digunakan dan diketahui sebelum menggunakan console linux. Sebelum itu, marilah kita coba mencari tahu terlebih dahulu tentang Linux.

Daftar isi

1. Siapa yang tidak kenal dengan linux?
2. Tidak Semua Perintah Dasar Linux Sama
3. List Perintah Dasar Linux Yang Wajib Kalian Ketahui
3.1. man <perintah> untuk meilhat panduan lengkap
3.2. <perintah> –help untuk panduan ringkas
3.3. sudo <perintah> untuk beralih ke mode super user
3.4. ls <perintah> untuk meilhat isi direktori/folder
3.5. cd <perintah> untuk berpindah/masuk ke direktori/folder
3.6. mkdir <nama_direktori> untuk membuat direktori/folder
3.7. pwd <perintah> untuk melihat direktori aktif
3.8. vim <perintah> untuk membuka text editor
3.9. cp <asal> <tujuan> untuk menyalin file/direktori
3.10. mv <asal> <tujuan> untuk memindah file/direktori
3.11. rm <file> untuk menghapus file/direktori
3.12. find <nama file> untuk mencari file
3.13. history <perintah> untuk meilhat riwayat/perintah yang sudah pernah digunakan
3.14. cat <perintah> untuk meilhat isi file
3.15. echo <perintah> untuk menampilkan/menambah baris teks pada sebuah file
3.16. grep <perintah> untuk mencari kata
3.17. wc <perintah> untuk menampilkan baris baru
3.18. sort <perintah> untuk mengurutkan file/folder
3.19. chmod <perintah> untuk merubah hak akses suatu file/folder
3.20. chown <perintah> untuk mengganti kepemilikan suatu file/folder
3.21. su <perintah> untuk berpindah/mengganti user ID
3.22. passwd <perintah> untuk mengganti password users
3.23. whoami <perintah> untuk menampilkan nama user yang sedang aktif
3.24. ps <perintah> untuk menampilkan snapshot
3.25. kill <perintah> untuk menghentikan proses/program
3.26. tar <perintah> untuk mengkompres/mengekstrak file/folder
3.27. zip <perintah> untuk mengkompres/mengekstrak file/folder
3.28. unzip <perintah> untuk mengkompres/mengekstrak file/folder
3.29. ssh <perintah> untuk mengontrol/mengakses host dari jarak jauh
3.30. scp <perintah> untuk menyalin file dari host lain dalam jaringan
3.31. fdisk <perintah> untuk menampilkan partisi dari sistem operasi
3.32. mount <perintah> untuk melampirkan file
3.33. unmount <perintah> untuk melakukan unmount (memutus lampiran) file
3.34. du <perintah> untuk menampilkan ukuran file
3.35. df <perintah> untuk menampilkan disk space
3.36. quota <perintah> untuk menampilkan sisa disk space
3.37. reboot <perintah> untuk menyalakan ulang sistem operasi
3.38. poweroff <perintah> untuk mematikan sistem operasi
3.39. gedit <perintah> untuk membuka editor teks gedit
3.40. kate <perintah> untuk membuka editor teks kate
3.41. bg <perintah> untuk membuat proses background
3.42. fg <id_program> untuk membuat proses foreground
3.43. jobs <id_program> untuk menampilkan identitas proses
3.44. sed <perintah> untuk melakukan filterisasi teks
3.45. awk <perintah> untuk memindahkan teks
3.46. locate <perintah> untuk mencari files/td>
3.47. ifconfig <perintah> untuk melihat device network dan IP address
3.48. date <perintah> untuk menampilkan tanggal dan waktu saat ini
3.49. nano <perintah> untuk membuka editor teks nano
3.50. top <perintah> untuk melihat proses secara urut
3.51. clear untuk membersihkan layar/jendela terminal
3.52. dpkg -i <perintah> untuk menginstal paket/aplikasi
3.53. uname <perintah> untuk melihat versi kernel dari sistem operasi
3.54. * untuk mencantumkan deskripsi
4. Kesimpulan

Siapa yang tidak kenal dengan linux?

Linux saat ini sudah menjadi idola tersendiri bagi kalangan penggiat di bidang teknologi informasi. Para pengembang aplikasi, maupun orang-orang yang berkecimpung di bidang teknologi informasi mulai belajar dan berpindah menggunakan sistem operasi Linux. Tidak terkecuali penggiat baru yang ingin memasuki dunia teknologi informasi. Pengguna baru ini juga banyak yang tertarik menggunakan Linux sebagai sistem operasi sehari-hari. Apakah Anda salah satunya?


Linux tidak memerlukan biaya untuk menggunakannya alias gratis-tis karena bersifat open source. Sistem operasi ini juga membutuhkan sumber daya yang cukup kecil dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Windows/MAC.


Sebelum Anda melangkah/memulai lebih jauh lagi dengan sistem operasi Linux, Alangkah baiknya bila kita mencoba untuk mengenal dan mempelajari beberapa perintah dasar Linux yang wajib diketahui terlebih dahulu sebelum Anda menggunakannya. Kumpulan perintah dasar Linux ini akan memudahkan Anda dalam mengoperasikan sistem operasi Linux berbasis teks seperti : memindahkan folder, melihat isi folder, menghapus file, mengganti nama, dan lain sebagainya.


Tidak Semua Perintah Dasar Linux Sama

Linux sendiri ada beberapa macam turunan atau varian yang mempunyai perintah dasar yang sedikit berbeda. Sebagai contoh : untuk menangani masalah package manager Ubuntu menggunakan perintah “apt“, Fedora menggunakan “yum“, sedangkan Arch menggunakan “pacman“, dll.


Secara umum semua perintah tersebut kegunaannya hampir sama, yaitu untuk mengelola paket yang ada di Linux. Jadi sebagai catatan, pada kesempatan ini saya akan mencoba menjelaskan secara umum mengenai perintah dasar linux yang fungsinya hampir bisa berjalan di semua varian Linux seperti ubuntu, debian dan lain sebagainya.


List Perintah Dasar Linux Yang Wajib Kalian ketahui

  1. man <perintah>

    Perintah ini fungsi untuk melihat panduan lengkap dari sebuah perintah (buku manual dari sebuah program).
    Contoh : man apt akan menampilkan manual dari program apt.

  2. <perintah> –help

    Perintah ini hampir sama kegunaannya dengan perintah man, akan tetapi hasil yang ditampilkan lebih ringkas dari pada menggunakan perintahman.
    Contoh : apt -help akan menampilkan manual dari program apt.

  3. sudo <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk menjalankan program setara dengan user root atau lebih dikenal dengan istilah super user.
    Contoh : Jika ingin memasang paket apache2 tapi tidak memiliki akses root, maka bisa menggunakan perintah sudo apt-get install apache2.

  4. ls <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk melihat daftar file dalam direktori/folder yang diinginkan
    Contoh : ls /var/lib perintah tersebut digunakan untuk melihat isi/file apa saja yang ada pada direktori/folder lib.

  5. cd <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk masuk ke direktori yang diinginkan.
    Contoh : cd /home/ perintah tersebut digunakan untuk berpindah ke direktori/folder home.

  6. mkdir <nama_direktori/folder>

    Perintah ini digunakan untuk membuat direktori/folder pada direktori/folder yang diinginkan.
    Contoh : mkdir /var/www/web/ perintah tersebut digunakan untuk membuat direktori/folder web yang ada di direktori /var/www.

  7. pwd

    Perintah ini digunakan untuk melihat direktori kerja yang sedang aktif. Contoh : pwd hasilnya “/home”.

  8. vim <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk membuka text editor Vim yang bisa digunakan untuk membuat/mengedit teks.
    Contoh : vim /var/www/web/index.html perintah tersebut digunakan untuk mengedit file index.html di direktori/folder web jika sudah ada. Tapi jika belum ada, maka perintah tersebut akan membuat file index.html jika disimpan.

  9. cp <asal> <tujuan>

    Perintah ini digunakan untuk menyalin file/folder baik dari maupun ke direktori/folder yang bersangkutan.
    Contoh : cp /home/test.php /var/www/html akan menyalin file test.php yang ada di direktori /home ke direktori html. Sedangkan jika ingin menyalin folder maka harus menambahkan opsi “-r“ setelah perintah cp.

  10. mv <asal> <tujuan>

    Perintah ini digunakan untuk memindahkanfile/folder folder baik dari maupun ke direktori/folder yang bersangkutan.
    Contoh : mv /home/test.php /var/www/html digunakan untuk memindahkan file test.php di direktori /home ke direktori html yang ada di direktori /var/www/.

  11. rm <nama_file/direktori>

    Perintah ini digunakan untuk menghapus file/direktori yang diinginkan.
    Contoh : rm /home/test.php digunakan untuk menghapus file test.php yang ada di direktori /home.

  12. find <nama file>

    Perintah ini digunakan untuk mencari file dalam direktori aktif (saat ini).
    Contoh : find -name web.txt digunakan untuk mencari web.txt yang ada di direktori aktif beserta sub direktorinya.

  13. history

    Perintah ini digunakan untuk melihat riwayat perintah yang sudah pernah digunakan sebelumnya.
    Contoh : history akan menampilkan semua history perintah yang digunakan. Jika ingin menampilkan perintah tertentu yang mengandung potongan kata tertentu tambahkan perintah grep dibelakangnya history | grep apt untuk menampilkan perintah yang sudah pernah digunakan dan mengandung potongan kata apt.

  14. cat <nama file>

    Perintah ini digunakan untuk melihat/menggabungkan isi dari sebuah file atau beberapa file menjadi satu.
    Contoh : cat teks1.txt teks2.txt akan menggabungkan file teks1.txt dan teks2.txt menjadi teks1.txt.

  15. echo <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan satu baris teksatau menuliskan sebuah teks ke dalam sebuah file.
    Contoh : echo “Teks” >> web.txt Perintah tersebut akan menuliskan “Teks” ke dalam file “web.txt". Jika file tersebut (web.txt) belum ada, maka akan dibuatkan secara otomatis.

  16. grep <nama file>

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan baris yang mengandung kata yang sama (sesuai dengan pattern).
    Contoh : grep -i source web.txt maka akan memunculkan baris yang mengandung kata “source" pada file “web.txt“.

  17. wc <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan baris baru, kata, dan bite pada sebuah file.
    Contoh : wc source web.txt maka akan memunculkan baris, kata dan bit yang mengandung “source" pada file “web.txt“.

  18. sort <nama file>

    Perintah ini digunakan untuk mengurutkan hasil dari pembacaan isi file.
    Contoh : sort /var/www/web/.

  19. chmod <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk mengganti hak akses pada sebuah file.
    Contoh : chmod 644 web.txt untuk mengubah hak akses web.txt menjadi 644.

  20. chown <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk mengganti pemilik dan group dari sebuah file.
    Contoh : Jika ingin mengubah kepemilikan web.txt agar dapat diakses oleh “admin”, maka bisa menggunakan perintah chown admin:admin web.txt Kata “admin“ di depan merujuk pada nama_user sedangkan kata “admin“ di belakang merujuk pada nama group yang bisa mengakses file web.txt.

  21. su <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk mengganti user ID.
    Contoh : su <nama_user> untuk menjadikan nama_user tersebut menjadi superuser.

  22. passwd nama_user

    Perintah ini digunakan untuk mengganti password dari nama_user tertentu sesuai dengan nama_user yang digunakan.
    Contoh : passwd agus perintah akan mengganti password dari user agus pada saat itu.

  23. whoami

    Perintah dasar linux ini digunakan untuk menampilkan nama user yang sedang aktif.
    Contoh : Whoami akan menampilkan nama user yang sedang aktif saat itu.

  24. ps

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan snapshot process yang sedang berjalan.
    Contoh : ps akan menampilkan snapshot process yang sedang berjalan.

  25. kill <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk menghentikan program yang sedang berjalan dengan menggunakan signal. Biasanya perintah ini ditambahkan opsi “-l -9“ pada saat mengeksekusi.
    Contoh : kill -l -9 373 angka -l mengacu list/tabel -9 mengacu ke nomor signal 373 adalah PID dari proses yang sedang berjalan dan akan dimatikan.

  26. tar <nama_file/dirktori>

    Perintah ini digunakan untuk mengeksekusi paket tar yang merupakan program pengarsipan dengan ekstensi “nama_file.tar“. Perintah ini juga bisa menggunakan beberapa opsi, diantaranya “c“ untuk membuat arsip, “v” untuk operasi verbose, sedangkan “f“ untuk menentukan nama file.
    Contoh : joomla.tar mengekstrak file jommla

  27. zip <nama_file/dirktori>

    Perintah ini digunakan untuk mengkompresi file menjadi “nama_file.zip”, penggunaannya hampir sama dengan tar.
    Contoh : zip web.zip mengompres file joomla.zip

  28. unzip <nama_file>

    Perintah ini digunakan untuk mengekstrak/membongkar file yang berektensi “.zip“.
    Contoh : unzip joomla.zip membongkar/mengekstrak file joomla.zip

  29. ssh <nama_user>@<IP_address>

    Perintah ini digunakan untuk mengakses komputer/server dari jarak jauh.
    Contoh : ssh <agus>@<192.168.0.1> mengakses perangkat dengan ip address 192.168.0.1 menggunakan user agus.

  30. scp <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk menyalin file dari host lain yang terhubung dalam satu jaringan.
    Contoh : scp <file> <user>@<ip>:<folder tujuan> mengkopi file dari host lain.

  31. fdisk

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan list partisi pada perangkat, biasanya menggunakan opsi “-l“.
    Contoh : fdisk -l.

  32. mount <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk melampirkan sebuah file_system ke dalam satu folder besar. Sehingga tidak perlu melakukan akses langsung ke file_system tersebut.
    Contoh : mount /dev/sda2 /mnt Perintah ini akan membuat isi partisi /dev/sda2 bisa diakses melalui /mnt.

  33. umount <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk meng-unlock perintah mount.
    Contoh : umount /mnt digunakan untuk memutuskan perintah mount pada folder /mnt.

  34. du <nama_file>

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan ukuran file secara rekursif.

  35. df

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan penggunaan ruang disk pada file_system.
    Contoh : df menampilkan hasil ruang disk.

  36. quota

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan ruang disk dan batasannya.
    Contoh : quota menampilkan ruang disk dan batasannya.

  37. reboot

    Perintah ini digunakan untuk menjalankan ulang sistem operasinya (menjalankan perintah restart).
    Contoh : reboot menjalankan ulang sistem operasi.

  38. poweroff

    Perintah ini digunakan untuk mematikan sistem operasi (menjalankan perintah shutdown).
    Contoh : poweroff mematikan sistem operasi.

  39. gedit <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk membuka editor gedit yang bisa digunakan untuk mengedit teks/file.
    Contoh : gedit index.html mengedit file index.html

  40. kate <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk membuka file editor pada sistem KDE dan fungsinya hampir sama seperti Gedit.
    Contoh : kate index.html mengedit file index.html

  41. bg

    Perintah ini digunakan untuk membuat proses foreground agar berjalan di-background.
    Contoh : bg menjalankan proses dibelakang layar.

  42. fg<id program>

    Perintah ini digunakan untuk membuat background proses menjadi foreground proses.
    Contoh : fg 356menjalankan aplikasi ke foreground.

  43. jobs<id program>

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan nama dan ID dari background jobs.
    Contoh : jobs 356 menampilkan nama dan ID dari background jobs

  44. sed <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk memfilter teks pada sebuah file dan menggantinya dengan teks yang baru.
    Contoh : sed -i 's/foo/linux/g' file.txt untuk memfilter teks foo menjadi linux.

  45. awk

    Perintah ini digunakan untuk memindah teks dan memproses bahasa.
    Contoh : awk memindah teks dan memproses bahasa.

  46. locate <kata/file>

    Perintah ini digunakan untuk menemukan atau mencari file.
    Contoh : locate index.html mencari file index.html pada direktori yang aktif.

  47. ifconfig

    Perintah ini digunakan untuk melihat IP yang terkoneksi dan network device apa saja yang tersedia.
    Contoh : ifconfig menampilkan informasi device dan IP address yang terpasang.

  48. date

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan tanggal hari ini.
    Contoh : date menampilkan tanggal hari ini.

  49. nano <perintah>

    Perintah ini digunakan untuk membuka text editor yang tidak perlu membuka jendela baru. Hampir sama dengan Vi namun lebih praktis.
    Contoh : nano index.html mengedit file index.html

  50. top

    Perintah ini digunakan untuk melihat semua proses yang sedang berjalan, diurutkan dari proses yang paling besar. Fungsinya hampir sama seperti system_monitor.
    Contoh : top menampilkan semua informasi proses yang berjalan.

  51. clear

    Perintah ini digunakan untuk membersihkan layar/jendela terminal. Jadi isi jendela terminal akan kosong, namun jika di scroll keatas maka perintah yang sebelumnya dijalankan masih bisa terlihat.
    Contoh : clearmembersihkan layar/jendela terminal.

  52. dpkg -i <namapackage>.deb

    Perintah ini digunakan untuk melakukan instalasi paket dengan ekstensi “.deb“.
    Contoh : dpkg -i apache2.deb melakukan installasi paket apache

  53. uname

    Perintah ini digunakan untuk menampilkan versi kernel yang dipakai, tanggal instalasi, dan jenis arsitektur dari sistem operasi yang terpasang.
    Contoh : uname menampilkan versi kernel yang dipakai.

  54. *

    Perintah ini merupakan sebuah tanda yang digunakan untuk mendeskripsikan satu string yang digunakan untuk memberikan deskripsi singkat dari satu elemen.
    Contoh : ls /var/www/*.* menampilkan semua file yang ada di direktori www.


Kesimpulan

Hampir semua perintah dasar Linux itu sederhana dan bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan eksekusi. Tidak perlu menghafalkan satu persatu, Anda bisa menggunakan perintah “man <perintah>“ untuk melihat manual dari setiap perintah. Jika tidak hafal dengan penulisannya Anda bisa menekan tombol “Tab“ pada keyboard untuk menggunakan fitur auto-complete di terminal.


Kumpulan perintah-perintah dasar linux ini akan terus diperbarui lagi dengan perintah-perintah dasar linux lainnya. Jika ada kesalahan mohon dikoreksi dengan menulisnya di kolom komentar. Jangan lupa juga jika ada yang kurang paham atau ingin didiskusikan, silahkan jangan sungkan-sungkan untuk menuliskannya dikolom komentar agar bisa didiskusikan bersama. Terima kasih


Semoga bermanfaat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar